googlee6e6284dfbbf1ecb.html Tabrakan Maut Tewaskan Simoncelli ~ Sang Pemburu Berita

Minggu, 23 Oktober 2011

Tabrakan Maut Tewaskan Simoncelli

Simoncelli semasa hidup.
Dunia balap kembali berduka. Pembalap Italia Marco Simoncelli tewas setelah mengalami kecelakaan di MotoGP Malaysia, Minggu (23/10/2011). Pembalap berusia 24 tahun itu jatuh dan bertabrakan dengan pembalap Colin Edward menjelang lap kedua tikungan 11 Sirkuit Sepang.

Tubuh Simoncelli terlindas di antara motor Edwards dan Valentino Rossi yang berada di belakang Edwards. Hebatnya benturan hingga membuat Helm Simoncelli terlepas. Dari hasil pemeriksaan, pembalap kelahiran 20 Januari 1987 itu mengalami trauma yang sangat serius di kepala, leher, dan dada.

Tragisnya lagi, insiden ini disaksikan kedua orang tua Simoncelli dan pacarnya, Kate. Zimbio memberitakan, mereka saling menangis dan berpelukan begitu peristiwa terjadi. Paolo, ayah Simoncelli, sampai harus ditenangkan oleh beberapa anggota tim.


Menjelang kecelakaan maut.


Beberapa anggota crew tim San Carlo Gresini Honda juga nampak tak bisa menahan tangis saat Simoncelli dinyatakan tewas. Ironisnya lagi, Rossi sebagai salah satu pembalap yang terlibat kecelakaan, adalah teman dekat Simoncelli.

"Marco kehilangan helmnya dalam kecelakaan itu. Petugas berwenang mengatakan ketika tim medis tiba untuk menyelamatkannya, jantungnya sudah berhenti," kata pembawa acara MotoGP Matt Roberts melalui BBC Sports.

Pasca benturan hebat.

"Kedua pembalap lain yang terlibat kecelakaan (Edwards dan Rossi) memastikan dia kehilangan helmnya. Hal yang paling menyedihkan adalah Valentino dan Marco adalah sobat dekat."

Rossi mengaku sangat berduka atas kejadian ini. Ia mengatakan, Sic (sapaan Simoncelli), sudah seperti adik bagi dirinya.

"Dia sangat tangguh di lintasan dan sangat baik di kehidupan biasa. Saya akan sangat merindukannya," kata Rossi di akun Twitter @ValeYellow46 dilansir dari Crash Net, Senin (24/10/2011).

Kematian Simoncelli yang tragis dan mendadak nyaris membuat tak ada satu pun pembalap MotoGP yang percaya. Pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, bahkan mengaku sampai tak mampu berkomentar banyak, namun ia mengucapkan duka mendalam dan menyesali kejadian tragis yang menimpa Simoncelli.

Ibu Simoncelli, Rossella, menangis.

“Istirahat dalam damai Marco. Ya, hanya itu yang akan Anda katakan,” tutup Lorenzo yang sempat mengalami insiden dengan Simoncelli di Sirkuit Assen, Belanda, akhir Juni lalu.


0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...