googlee6e6284dfbbf1ecb.html Sinar Matahari di Siang Hari Ternyata Menyehatkan ~ Sang Pemburu Berita

Kamis, 13 Januari 2011

Sinar Matahari di Siang Hari Ternyata Menyehatkan

Selama ini orang sangat takut berada di bawah matahari yang bersinar di siang hari, karena selain sangat panas dan berpotensi membuat warna kulit menjadi gelap, juga jika terlalu sering terpapar sinarnya, akan terkena kanker kulit. Itu sebabnya sunblock sangat laris di pasaran. Tapi benarkah demikian?

Seperti dikutip dari Mionline, Kamis (13/1/2011), penelitian terbaru para ahli justru menyebutkan, kalau sinar matahari yang terik di siang hari justru menyehatkan. Kok bisa begitu, ya?

Kontras dengan berbagai saran untuk menghindari sinar matahari, terlebih di siang hari, para ahli kini malah mengemukakan bahwa berada di bawah terik matahari setidaknya selama 15 menit justru menyumbangkan kadar vitamin D yang baik bagi tubuh kita.

Terkait dengan risiko kanker kulit yang disebabkan berlebihannya paparan sinar ultraviolet, paparan sinar matahari di sing hari justru membuat kebutuhan vitamin D tubuh Anda tercukupi, terutama bagi anak yang menderita rakhitis yang disebabkan kekurangan vitamin D.

Menurut konsensus dari tujuh badan amal dan profesional, pada musim panas, seseorang disarankan untuk berada di bawah sinar matahari setidaknya selama 15 menit tiga kali seminggu supaya wajah, tangan, dan kaki mereka terpapar vitamin D. Hal itu paling baik dilakukan pada tengah hari saat sinar UVB matahari sedang mencapai kadar paling efektif sehingga mampu menyintesis vitamin D.

"Saran untuk menghindari sinar matahari sangatlah menyesatkan," kata Oliver Gillie, pendiri Health Research Forum kepada Daily Mail.


0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...